Postingan

Polipeptida dan peptide

Polipeptida dan peptide Polipeptida merupakan polimer yang tersusun dari beberapa peptida hasil pengikatan gugus karboksil (COOH) dengan gugus amino. Satu atau lebih polipeptida dapat membentuk protein, contohnya enzim. Polipeptida terbentuk melalui proses ekspresi gen yang terjadi di dalam sel. Sedangkan protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem imun sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam t...

Hiperlipidemia dan aterosklerosis

Hiperlipidemia dan aterosklerosis A.    Identifikasi hiperlipidemia Hiperlipidemia adalah suatu keadaan yang disebabkan karena adanya kelainanmetabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol didalam darah. Hiperlipidemia disebut juga peningkatan lemak dalam darah dan karena seringdisertai peningkatan beberapa fraksi lipoprotein, disebut juga hiperlipoproteinemia.Hiperlipidemik dapat berupa hiperkolesterolemia dan hipertrigliseridemia. Kondisihiperlipidemia yang berkelanjutan memicu terbentuknya aterosklerosis yang menjadi dasarmeningkatnya penyakit kardiovaskuler.Lemak (disebut juga lipid  ) adalah zat yang kaya energi, yang berfungsi sebagai sumberenergi utama untuk proses metabolisme tubuh. Lemak diperoleh dari makanan atau dibentukdi dalam tubuh, terutama di hati dan bisa disimpan di dalam sel-sel lemak untuk digunakan dikemudian hari. Sel-sel lemak juga melindungi tubuh dari dingin dan membantu melindungitubuh terhadap cede...

PHARMACOPHORE IDENTIFICATION

Identifikasi farmakopor Farmakofor adalah susunan tiga dimensi dari atom dalam molekul obat yang memungkinkan untuk berikatan dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon  biologis karena terikat dengan reseptor yang dikehendakinya Definisi resmi dari IUPAC, 1998: "Farmakofor adalah sekumpulan fitur sterik dan elektronik yang penting untuk menjamin interaksi supramolekular yang optimal dengan struktur target biologis yang spesifik  dan untuk memicu atau menghambat respons biologisnya". Farmakofor sendiri tidak mewakili molekul ataupun gugus fungsi, tetapi lebih pada konsep abstrak pada kapasitas interaksi molekuler Farmakofor  merupakan deskripsi abstrak dari fitur molekul yang penting untuk rekognisi molekul ligan berdasarkan fungsi  makromolekul  biologisnya. Menurut ( IUPAC ), framakofor merupakan ensembel fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi  supramolekuler  ...

RAPID66

Gambar
RAPID: Ra ndomized P harmacophore I dentification for D rug Design Farmakofor adalah susunan geometris yang penting dari suatu atom atau gugus fungsi yang diperlukan untuk menghasilkan respon biologis tertentu sehingga dapat dikatakan bahwa farmakofor merupakan bagian penting dari suatu obat. Farmakofor bekerja dengan cara berikatan dengan molekul ligan untuk berinteraksi dengan target reseptor di tempat pengikatan tertentu (Droret et al ., 2009) Fungsi farmakofor: 1. Mendifinisikan gugus penting yang berikatan dengan reseptor 2. Menentukan struktur 3 dimensi dari suatu molekul 3. Untuk mengetahui komformasi aktif 4. Penting untuk desain Obat 5. Penting untuk menemukan obat baru         Aktivitas obat, atau aktivitas farmakophorik, diperoleh melalui pengenalan molekuler dan pengikatan satu molekul (ligan) ke kantong yang lain, biasanya lebih besar, molekul (reseptor).  Asumsi ini didukung oleh hasil eksperimen yang menunjukkan molekul denga...